Dalam pidatonya saat menerima gelar tersebut, Haikal Hasan kembali menegaskan visi yang selama ini kerap ia sampaikan: *“Halal is for all”* atau halal adalah untuk semua.
Pernyataan itu menjadi inti dari pesan yang ingin dibawa Indonesia ke panggung internasional. Halal, menurut pandangan tersebut, tidak semata-mata diperuntukkan bagi umat Islam. Lebih dari itu, halal dapat dipahami sebagai standar universal yang menyentuh kebutuhan masyarakat luas terhadap produk yang aman, bersih, terpercaya, dan memiliki kepastian proses.
Gagasan “halal is for all” juga menunjukkan bahwa industri halal memiliki potensi untuk menjembatani pasar lintas agama, lintas negara, dan lintas budaya. Di banyak negara, produk halal kini diminati bukan hanya oleh konsumen Muslim, tetapi juga oleh masyarakat umum yang mencari jaminan kualitas, keamanan pangan, dan transparansi dalam proses produksi.
Di sinilah posisi Indonesia menjadi penting. Sebagai negara yang memiliki pengalaman panjang dalam pengaturan halal, Indonesia berpeluang memainkan peran sebagai penghubung antara kebutuhan pasar global dan standar jaminan produk halal yang kredibel.


0 Komentar