Space Iklan Website Murah

Pasang Iklan Di Sini

BAGANA Gerakan Rakyat Sumbar Turun Tangan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor



Gerakan Rakyat – Menyikapi bencana banjir dan longsor yang melanda berbagai wilayah di Sumatera dan Aceh dalam beberapa pekan terakhir, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badan Penanggulangan Bencana Gerakan Rakyat Sumatera Barat (BAGANA GR Sumbar) bergerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Ketua DPW BAGANA GR Sumatera Barat, Azmi Febrian, memimpin langsung tim tanggap darurat menuju beberapa titik lokasi bencana pada Selasa (25/11/2025). Dalam pelaksanaannya, Azmi turut didampingi Sekretaris DPW, Renny Risdawati, bersama jajaran pengurus lainnya.


Tahap 1 Penyaluran Bantuan

  • Lokasi: Jalan DPR Ujung, Kelurahan Aia Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang
  • Bentuk Bantuan: 150 nasi bungkus dan 150 minuman sebagai bantuan cepat tanggap

Bantuan tahap pertama ini didistribusikan secara spontan untuk memenuhi kebutuhan dasar para warga yang masih bertahan di lokasi banjir.


Tahap 2 Penyaluran Bantuan

  • Lokasi: Daerah Batu Busuk, dekat Kampus Unand Limau Manis, Padang
  • Bentuk Bantuan: Paket kebutuhan seperti makanan, sabun, ember plastik, tikar plastik, dan sapu
  • Pelaksanaan: Disalurkan melalui Posko Bencana yang dikelola Sat Brimob Polda Sumbar

Azmi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen sosial BAGANA GR Sumbar dalam membantu masyarakat yang berada dalam kondisi darurat.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak banjir,” ungkap Azmi.
Ia juga memastikan bahwa penyaluran bantuan di titik-titik lain di Kota Padang masih akan berlanjut dalam waktu dekat.


Dampak Bencana dan Apresiasi Warga

Ketua RT 04 RW 05 Kelurahan Aia Pacah, Marjanudin, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian BAGANA GR Sumbar. Ia melaporkan bahwa wilayahnya terdampak cukup parah, dengan 62 KK (405 jiwa) yang terkena dampak banjir. Ketinggian air bahkan mencapai 1,5 meter pada Selasa pagi (25/11/2025).

Sekitar 100 warga kini mengungsi di Masjid Al Faruq. Proses evakuasi dan pendirian posko dibantu oleh Sat Brimob Polda Sumbar bersama berbagai pihak terkait.


Tentang BAGANA Gerakan Rakyat

BAGANA GR merupakan organisasi yang bergerak di bidang penanggulangan bencana alam dan sosial. Fokus kegiatannya meliputi kesiapsiagaan, mitigasi risiko, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana. Dengan jaringan relawan yang solid, BAGANA GR berkomitmen hadir di lini terdepan setiap kali terjadi musibah.


Data BNPB Terkini Terkait Dampak Bencana di Sumbar

Mengacu pada laporan terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Minggu (30/11/2025), dampak bencana di Sumatera Barat tergolong besar.

  • 129 jiwa meninggal dunia
  • 118 jiwa hilang
  • 16 jiwa luka-luka

Korban tersebar di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Pasaman, Solok, Kota Solok, dan Pesisir Selatan.

Jumlah pengungsi mencapai 11.820 KK atau 77.918 jiwa, dengan konsentrasi terbesar di Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Kepala BNPB, Suharyanto, menegaskan:

“Korban jiwa meninggal dunia 129, yang hilang 118, dan 16 luka-luka.”


Akses Transportasi dan Tantangan Distribusi Bantuan

Bencana ini mengakibatkan sejumlah ruas jalan provinsi dan nasional terputus, di antaranya:

  • Koto Mambang – Balingka
  • Pasar Baru – Alahan Panjang
  • Panti – Simpang IV
  • Jalan nasional Padang Panjang – Sicincin
  • Simpang Taman – batas Lubuk Sikaping

Walau demikian, proses pembukaan akses terus dilakukan agar distribusi bantuan dapat menjangkau seluruh titik terdampak.

“Secara umum masih bisa dilalui lewat jalur darat,” jelas Suharyanto.


Dukungan Logistik dan Upaya Pemerintah

BNPB memastikan bahwa bantuan logistik untuk Padang Pariaman dan Pesisir Selatan sudah tiba di lokasi. Delapan titik distribusi lainnya masih dalam perjalanan dengan pengawalan Polda Sumbar.

Selain itu, pemerintah juga mengirim 120 ton logistik tahap dua melalui jalur darat. Upaya penanganan di Sumbar dipimpin oleh Sestama BNPB, didukung 24 personel yang tersebar di beberapa kabupaten/kota.

Bantuan khusus dari Presiden turut disalurkan, antara lain:

  • 39 unit Starlink
  • 39 genset
  • Tenda
  • LCR (perahu karet)
  • 2.000 dus mie instan

Seluruh bantuan telah tiba di Bandara Minangkabau.

BNPB juga mengerahkan pesawat Caravan 208B dan helikopter Bell 505 untuk mendukung mobilisasi logistik menuju wilayah yang akses daratnya masih terbatas. Pengadaan helikopter tambahan masih dalam proses untuk mempercepat pengiriman bantuan.


Dengan kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan organisasi kemanusiaan seperti BAGANA Gerakan Rakyat, diharapkan proses penanganan bencana dapat berjalan optimal sehingga masyarakat terdampak dapat segera pulih dan bangkit dari musibah yang terjadi.

Posting Komentar

0 Komentar